Warga Balumbangjaya Terima Bantuan Ikan Beku dari Program Gemarikan, Fokus Tekan Stunting
Warga Balumbangjaya, Bogor Barat, terima ikan beku Program Gemarikan untuk ibu hamil dan balita.

Review Bogor — Warga Kelurahan Balumbangjaya, Kecamatan Bogor Barat, menerima bantuan ikan beku melalui Program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Program nasional milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini menyasar ibu-ibu yang memiliki balita dan sedang hamil sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting di Kota Bogor.
Poin Penting
- Penerima bantuan: ibu-ibu dengan balita dan ibu hamil di Kelurahan Balumbangjaya
- Bantuan berupa: ikan beku sebagai sumber protein hewani
- Program dibawa langsung oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari
- Didampingi oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin
- Tujuan utama: menekan angka stunting yang masih cukup tinggi di Kota Bogor
Ikan sebagai Sumber Protein untuk Cegah Stunting
Program Gemarikan merupakan gerakan nasional yang mengajak masyarakat rutin mengonsumsi ikan demi mendukung kesehatan dan kecerdasan, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan asupan protein cukup untuk tumbuh kembang.
BACA JUGA: Stunting dan Perceraian Masih Jadi Pekerjaan Rumah Kota Bogor, Warga Diajak Gotong Royong
Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, menekankan pentingnya ikan sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi bagi tumbuh kembang anak. Ia menyoroti masih banyaknya ibu hamil dan menyusui yang mengalami kekurangan gizi.
“Ikan sebagai salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Banyak ibu-ibunya yang kekurangan gizi, padahal sedang mengandung atau menyusui. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Endang.
Stunting Masih Jadi Perhatian Pemkot Bogor
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan bahwa angka stunting di Kota Bogor masih tergolong cukup tinggi. Karena itu, Program Gemarikan menjadi salah satu upaya tambahan pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut.
Investasi untuk Generasi Emas 2045
Jenal menjelaskan bahwa program ini memiliki nilai strategis jangka panjang, terkait dengan visi Indonesia pada peringatan 100 tahun kemerdekaan di tahun 2045.
“Program ini cukup strategis, cukup penting. Karena apa, pada 2045 di usia Indonesia yang ke-100 tahun, anak-anak kita yang nantinya akan jadi Generasi Emas,” jelas Jenal.
Ia menambahkan, anak-anak yang akan mengisi Generasi Emas tersebut adalah mereka yang cerdas, sehat, kuat, dan memiliki adab yang baik — sehingga program gizi seperti Gemarikan menjadi langkah persiapan penting menuju ke sana.
“Program ini program dari negara untuk memberikan gizi kepada anak-anak kita. Dengan harapan mereka bisa mengisi Generasi Emas di 2045 nanti,” harap Jenal.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu Program Gemarikan?
Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) adalah program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mengajak masyarakat rutin mengonsumsi ikan untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan.
Siapa yang menerima bantuan di Kelurahan Balumbangjaya?
Ibu-ibu yang memiliki balita dan sedang hamil, sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting.
Siapa yang membawa program ini ke Balumbangjaya?
Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.
Mengapa program ini dikaitkan dengan Generasi Emas 2045?
Karena anak-anak yang mendapat asupan gizi cukup saat ini diharapkan menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan kuat pada peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia di 2045.
Sumber: Siaran Pers Pemerintah Kota Bogor
