Edisi Bogor — 29 October 2026 • PemerintahWisataKuliner
Subscribe Sign In
Berita dan Review Bogor | Sejak 2020

Turunkan Angka Stunting Warga Werabur Papua Barat, Tim Patriot UI 12 Akselerasi Kader dengan Sistem Posyandu 5 Meja

Tim Patriot UI 12 dampingi kader Werabur, Papua Barat, dengan Sistem Posyandu 5 Meja tekan stunting.

Redaksi · 13 October 2026, 20.15 WIB
Pencegahan stunting papua barat

Reviewbogor.com– Tim Ekspedisi Patriot (TEP) UI 12 yang diketuai Benso Sulijaya bersama anggota tim (Refaldo, Fitria, Gilar, Iky, dan Evan) menggelar pelayanan kesehatan bersama kader kesehatan, Puskesmas Werabur, dan masyarakat. Kegiatan ini menerapkan Sistem Posyandu 5 Meja di Kampung Werabur, Papua Barat.

Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi. Sebanyak 80 peserta, terdiri dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, kader, dan anak usia prasekolah, sudah mendatangi posyandu sejak pagi.

BACA JUGA: Poli Gigi RS Pratama Nikiwar, Berikan Layanan Kesehatan Gigi Gratis untuk Warga Papua Barat

Anggota TEP UI 12, Refaldo, menjelaskan bahwa Sistem Posyandu 5 Meja dirancang untuk memaksimalkan alur pelayanan kesehatan dasar secara terstruktur, efisien, dan terukur.

Tahapan pelayanannya meliputi:

  • Meja 1 (Pendaftaran): pendataan awal peserta yang hadir.
  • Meja 2 (Penimbangan dan Pengukuran): pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB).
  • Meja 3 (Pencatatan): penghitungan dan pencatatan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta status gizi.
  • Meja 4 (Pelayanan Kesehatan Umum dan Gigi-Mulut): konsultasi kesehatan umum dan gigi, serta pemberian vaksin dan imunisasi.
  • Meja 5 (Penyuluhan dan Edukasi): edukasi kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting.

Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil. Makanan tambahan ini diolah oleh mama-mama pengurus aktif di Kampung Werabur, berupa bubur kacang hijau, susu, nasi, telur, ayam, sayur, lauk-pauk, serta jajanan olahan desa. Acara dibuka oleh Kepala Puskesmas Werabur, Kris, mewakili tenaga kesehatan setempat.

Penerapan sistem ini mendapat respons sangat positif dari kader setempat. Ketua Kader Posyandu Werabur, Mama Iso, mengatakan posyandu sebelumnya hanya menggunakan tiga meja. Pembaruan alur kerja ini, menurutnya, berdampak nyata pada efektivitas pelayanan di lapangan.

“Sistem posyandu 5 meja ini sangat efektif dan memudahkan kami para kader dalam bekerja serta melayani masyarakat secara lebih teratur,” ujar Mama Iso, yang memimpin tim beranggotakan 10 orang kader posyandu.

BACA JUGA: Stunting dan Perceraian Masih Jadi Pekerjaan Rumah Kota Bogor, Warga Diajak Gotong Royong

Hibah Satu Set Timbangan

Tim Patriot UI juga menghibahkan satu set timbangan dan alat ukur antropometri, serta sikat dan pasta gigi, untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga.

Melalui kolaborasi antara TEP UI dan masyarakat lokal, kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak sesaat, tetapi juga memperkuat kapasitas kader lokal dalam mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah perbatasan Papua Barat.

Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (TEP UI) adalah gerakan pengabdian masyarakat dan riset terpadu mahasiswa UI melalui Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Fokusnya pemberdayaan, peningkatan akses kesehatan, dan pengembangan potensi masyarakat di daerah pelosok dan perbatasan Indonesia, khususnya terkait SDG 1, SDG 3, dan SDG 4.